McLaren tak memakai H-Wing di Madrid, diperkirakan kembali di Baku
McLaren memastikan tidak akan menggunakan H-Wing di Madrid. Mekanisme ini memutar sayap belakang 180 derajat antara konfigurasi tikungan dan trek lurus untuk mengurangi drag, yakni hambatan udara. Sistem tersebut bekerja sesuai rencana di Monza, tetapi untuk saat ini terpasang pada sayap dengan downforce rendah yang ditujukan bagi sirkuit cepat.
Menurut Motorsport.com, McLaren tidak mengalokasikan sumber daya untuk segera menyesuaikannya dengan sayap yang menghasilkan downforce tinggi. Di Madring, tim akan memakai sayap yang diperkenalkan di Zandvoort, dengan endplate berkontur dan lebih cocok untuk banyak tikungan. H-Wing diperkirakan kembali di Baku, tempat kecepatan puncak dan efisiensi aerodinamika memiliki peran lebih besar. Media tersebut juga menyebut bahwa versi yang dirancang menghasilkan downforce lebih tinggi direncanakan menyusul.
Jadi, ini merupakan pilihan konfigurasi, bukan keputusan meninggalkan mekanisme tersebut. Setelah Monza, MCL40 kembali menghadapi sirkuit yang lebih berliku, sementara Lando Norris telah menang di Hungaria dan Zandvoort. Hasil itu menjadi acuan yang menjanjikan bagi McLaren, tetapi belum menentukan seberapa kompetitif tim di lintasan yang baru akan dikenal para peserta.

Diskusi
Komentar diperiksa sebelum diterbitkan. Maksimal 500 karakter. Pedoman komunitas
Memuat…