Norris mengubah nada persaingan gelar
Di Zandvoort, Lando Norris hanya memangkas tujuh poin dari keunggulan Kimi Antonelli. Di atas kertas, hampir tidak berarti: pembalap Mercedes itu masih unggul 83 poin. Namun jalannya balapan menunjukkan hal berbeda. McLaren menang setelah kehilangan posisi terdepan, menghapus selisih lebih dari lima detik, dan bertahan dari strategi ban yang lebih agresif di akhir lomba. Ini belum menjadi perubahan besar dalam perebutan gelar, tetapi membuktikan bahwa Mercedes tidak lagi sendirian mengendalikan kecepatan.
Norris start dari pole, tetapi kehilangan pimpinan kepada Antonelli saat restart. Setelah pit stop terakhir, ban belakang Mercedes mulai kehilangan performa. Norris menutup jarak, menyalip Antonelli pada lap 54, lalu merebut kembali posisi terdepan dari Hamilton dalam rangkaian yang sama. Ketika Virtual Safety Car muncul di akhir lomba, Mercedes memasang ban lunak untuk Antonelli sedangkan McLaren mempertahankan Norris dengan ban keras. Norris tetap menang dengan selisih 11,536 detik.
Klasemen masih melindungi Antonelli, yang tetap menjadi favorit logis. Namun McLaren kini membuktikan bahwa mereka bisa menang melalui pengelolaan ban, eksekusi, dan kecepatan balap, bukan hanya skenario yang menguntungkan. Monza akan menguji apakah kemajuan itu bertahan di sirkuit dengan downforce sangat rendah, tepat ketika Antonelli menerima penalti mesin.

Diskusi
Komentar diperiksa sebelum diterbitkan. Maksimal 500 karakter. Pedoman komunitas
Memuat…